Annyeong Haseyo Seoul

0
110

Siapa tak kenal negara yang satu ini, menyimpan segala kemajuan teknologi berpadu dengan kebersihan kotanya sekaligus tertib pada aturan. K-Pop (Korean Pop) dan drama-drama Korea pun menjadi deretan favorit negeri dengan empat musim tersebut. Namun, kali ini BERKAT akan mengajak Anda mengintip dan menikmati sisi lain dari keindahan Korea di kota Seoul dengan pelbagai atraksi wisatanya.

Tiga jam empat puluh dua menit adalah waktu yang ditempuh sebelum Cathay Pacifik yang saya tumpangi dari Surabaya mendarat di bandara Hongkong. Transit sekitar dua jam sebelum akhirnya melanjutkan penerbangan lagi selama empat jam untuk sampai di Seoul, Korea Selatan.

Tiba di Bandara Internasional Incheon sekitar pukul 23.00 waktu Korea (2 jam lebih cepat dari waktu Indonesia). Guest House sengaja saya piih karena lebih nyaman, ramah, sangat informatif dan tentunya dengan harga terjangkau. Sangat cocok bagi Anda yang hendak tinggal dalam waktu cukup lama.

Seoul merupakan Ibu kota Korea Selatan. Kota ini dilintasi Sungai Han yang indah dan kerap dijadikan shooting serial drama-drama Korea. Seoul juga dikelilingi beberapa gunung yang tidak terlalu tinggi. Sebagai pusat ekonomi negara Korea sekaligus kiblat teknologi komunikasi dan otomotif, Seoul menjadi ramai penduduk, begitu pula para pelancong. Kota ini juga merupakan tujuan wisata dan belanja seperti Myeongdong, Insadong, Namdaemun, Gangnam dan Dongdaemun.

Insadong adalah tujuan pertama wisata di Seoul. Tempat yang pas untuk belanja barang-barang etnik khas Korea atau sekedar menikmati teh khas Korea serta melihat langsung fashion tradisional Korea. Di pusat kota Seoul ini Anda juga bisa melihat kerajinan tangan khas Korea seperti dompet lukis, accessories dan lain sebagainya.

Pusat keramaian Seoul lainnya adalah Myongdong. Di situ Anda bisa melihat deretan gerobak-gerobak dengan pelbagai kuliner yang dijual (street food khas Korea). Harga rata-rata 3 ribu won (1 won=12.5 rupiah). Gerobak-gerobak tersebut mulai berjualan dari pukul 17.00 waktu Korea hingga larut malam. Toko-toko di Myeongdong ini menyajikan juga pelbagai oleh-oleh, kosmetik, fashion, resto dan elektronik. Dan bagi Anda penyuka keramaian kota atau sekedar menikmati kuliner khas Korea dengan suasana beda, ada tempat khusus bernama Namdaemun Market.

Seoul juga memiliki Subway Lines (Subway Metro Seoul) yang begitu nyaman, aman dan teratur. Subway ini menguhubungkan seluruh kota Seoul dengan 9 jalur yang siap menghantar Anda mengelilingi setiap sudut kota. Uniknya, di sepanjang lorong yang menghubungkan stasiun satu dengan stasiun lainnya terdapat toko-toko yang menjual pelbagai accessories, souvenir dan pakaiaan.

Gyeongbokgung Palace

Selain surga belanja, Korea juga terkenal akan kebudayaannya. Kebudayaan dan hiburan yang ada di Seoul menjadi magnet terkuat bagi para wisatawan untuk berkunjung, baik dari lokal maupun mancanegara. Salah satu situs warisan dunia adalah Istana Gyeongbokgung yang bisa menjadi tujuan wisata sempurna. Istana ini menyimpan keindahan yang kaya akan nilai sejarah. Dibangun tahun 1395, tiga tahun setelah dinasti Joseon. Ditemukan dan dipakai sebagai istana utama selama lebih dari 500 tahun. Dengan Gunung Bugaksan di dekatnya dan street of six ministries (sekarang bernama Sejongno) diluar gerbang Gwanghwamun, pintu masuk utama ke istana, membuat Gyeongbokgung berada di jantung ibu kota.

Istana Gyeongbokgung ini dikelilingi tembok setinggi 5 meter dengan panjang lebih dari 2.404 meter. Tembok tersebut memiliki empat lorong/gerbang besar: Geonchunmun ke Timur, Gwanghwamun ke Selatan, Yeongchumun ke Barat dan Sinmumun ke Utara.

Sebagai ikon kota Seoul, Anda bisa ke mampir juga ke “Seoul Tower”. Dari sini Anda bisa melihat pemandangan kota Seoul. Untuk mencapai puncak tower tersebut, ada kereta gantung yang siap membawa Anda.

Jalan-jalan di Seoul, saya sangat dimanjakan dengan pelayanan umumnya. Maklum, untuk urusan pelayanan umum di Indonesia tidak seperti di Seoul. Hampir diseluruh area publik seperti rumah sakit, hotel, kantor bahkan di kereta api disediakan free wifi dengan kecepatan tinggi.

Belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Seoul tanpa mampir di Gangnam. Tempat ini terkenal dengan area shopping, cafe-cafe dan tempat hang-out nya. Namun, Anda harus merogoh kocek relatif mahal untuk bisa menikmatinya. Ya, karena Gangnam juga menjadi jujugan hang-out nya para artis-artis Korea.

Agama

Hampir sebagian besar rakyat Korea Selatan memilih tidak beragama atau atheisme. Budha adalah agama yang mempunyai penganut terbesar di Korea Selatan. Agama lainnya yang terbesar adalah Kristen Protestan dan Katolik Roma. Gereja Kristen terbesar di Korea Selatan, Yoido Full Gospel Church berlokasi di Seoul. Bahkan menurut info yang tersebar, gereja tersebut merupakan yang terbesar di dunia.

Oleh: Tosca Shelomita

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here