Risma Ajak Pengurus BAMAG Surabaya Kerja Bareng Menjaga Kota

0
263

Sejak diteguhkannya kepengurusan baru periode 2017 – 2022, baru kali ini Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Surabaya sowan ke Walikota Surabaya. Kunjungan dalam rangka memperkenalkan pengurus baru, serta meneruskan kerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya tersebut diadakan di kantor Walikota di Balai Kota Surabaya.

Pengurus BAMAG Surabaya yang turut di acara Rabu pagi, 4/4/2018 antara lain, Pdt. Sudhi Dharma sebagai Ketua Umum, Empat orang Dewan Pembina yaitu Bernard Njotorahardjo, Willy Purwosuwito, Pdt. Djoko Sugiarto dan Romo Irenaios Wiwit BP, Pdt. Hanny Prayogo selaku Ketua I, Pdt. Digdo Tjahjanto selaku Ketua II, Pdt. Royo Haryono sebagai Sekretaris Umum, Naomi Moli Laahana selaku Sekretaris, Pdt. Ruben Sitorus mewakili Koordinator Wilayah, Yuniastuti Wikanta dari bidang kerohanian, Pdt. Toninardi Wijono dari bidang anak, Erlangga P. Dharma dari bidang pemuda, Yordan Bataragoa dari bidang Ormas, serta Purnowo Junarso dari bidang Infokom.

Dalam bincang santai dengan Tri Rismaharini, Sudhi Dharma atau biasa dipanggil pak Sudi menyampaikan maksud dan tujuan audiensi setelah terlebih dulu memperkenalkan satu persatu pengurus BAMAG Surabaya yang turut hadir saat itu.

Pelbagai program BAMAG Surabaya di paparkan kepada bu Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini dengan detail. Termasuk juga program-program yang akan dilakukan ke depan, salah satunya Deklarasi Gerakan Ramah Anak melalui gereja-gereja yang dipaparkan lebih lanjut oleh Toninardi.

Bernard Njotorahardjo turut pula menyampaikan beberapa kegiatan BAMAG melalui doa-doa bersama bagi keamanan dan kesejahteraan Kota Surabaya. Doa-doa tersebut dilakukan terus menerus baik di menara-menara doa maupun di pelbagai tempat di seluruh wilayah Surabaya.

Perhatian BAMAG terhadap kelurahan miskin yang ada di Surabaya juga disampaikan Hanny Prayogo. Termasuk yang akan dikerjakan waktu dekat ini, yaitu mengadakan lomba kebersihan dan keindahan di Kelurahan Ujung Surabaya.

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, selain mendapat masukan dari bu Risma, pengurus BAMAG juga mendengar secara langsung perjalanan sang Walikota dalam memimpin dan mengurus Kota Metropolis ini. Ada suka dan duka serta kejadian-kejadian menarik yang diungkapkan.

Dengan kerja keras yang dilakukan tersebut, pantaslah jika Surabaya mendapat penghargaan dari PBB sebagai kota yang nyaman untuk ditinggali, baik dari aspek sosial, pendidikan, keindahan, kebersihan, transportasi hingga keamanan. “Kuncinya adalah ‘Aman’”, tegas walikota perempuan pertama di Surabaya yang sukses dengan taman-taman kotanya itu

bincang santai

Adapun poin penting yang disampaikan Risma, yaitu perencanaan pembangunan tahun 2018 yang sudah dan sedang berjalan. Di antaranya pengadaan kamera CCTV, pembangunan jalan, perlindungan anak, limbah rumah sakit dan pembangunan kebun raya mangrove.

Di akhir acara sowan tersebut, pak Sudi mengajak bu Risma serta staf dan pengurus BAMAG Surabaya untuk berdoa bersama bagi kota tercinta ini. Seperti tertulis, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” (Yeremia 29:7). ~john/brkt~

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here