Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah, Bersilaturahmi Dengan Pengurus BAMAG

0
83

Dalam rangka navigasi program sekaligus silaturahmi, Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke kantor Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG), Jalan Nginden Intan Timur Surabaya. Kunjungan ini diterima oleh Ketua Umum BAMAG, Pdt. Sudhi Dharma didampingi beberapa Badan Pengurus Harian BAMAG Kota Surabaya dan BAMAG Jawa Timur.

Di awal pertemuan, Pdt. Sudhi Dharma menjelaskan kepada pengurus BAMAG, juga kepada para wartawan yang turut meliput acara pada 27 April 2018 ini. Bahwa pertemuan ini sifatnya silaturahmi, BAMAG terbuka bagi siapa pun yang ingin berkunjung menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan kemajuan kota, provinsi, dan bangsa. “Kerinduan BAMAG membangun dengan siapa pun bagi Kota dan Jawa Timur dalam rangka mendatangkan kesejahteraan,” tegasnya.

Bincang santai BAMAG dengan Khofifah

Pada kunjungan singkat itu, Khofifah lebih banyak memaparkan program unggulan yang hendak dilakukan bagi Jawa Timur. Program tersebut yaitu “Nawa Bhakti Satya”, atau Sembilan program prioritas yang ingin dibaktikan untuk memuliakan masyarakat Jawa Timur. Salah satu dari program tersebut adalah “Jatim Harmoni.”

Dalam Jatim Harmoni disebutkan pentingnya dialog intern dan antar umat beragama, pentingnya dialog antar produk seni dan senimannya, pentingnya dialog antar produk budaya dan budayanya, dan pentingnya dialog antar generasi. Dialog antar generasi ini penting, bagaimana sebetulnya proses bangunan karakter itu bisa di support oleh para pemimpin agama. “Itu berarti akan ada siraman-siraman bangunan karakter yang terlahir dari gereja, masjid, vihara, dan sebagainya,” imbuh perempuan yang pernah menjadi Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Selanjutnya calon Gubernur Jawa Timur yang dipasangkan dengan Emil Dardak ini menjelaskan, bahwa sebenarnya bangunan karakter ini dimulai dari parenting. Dimulai dari orangtua dalam mendidik dan membimbing putra putrinya, sebab banyak orangtua tidak mampu mendidik anaknya. Ini bagian hak anak yang seringkali agak terlewatkan.

Dialog antar generasi harus dilakukan baik oleh para pemimpin agama maupun orangtua, sebab saat ini muncul yang dinamakan “generasi alfa”. Menurut teori generasi, generasi alfa ini terlahir tahun 2010 dengan ciri-ciri, anti sosial, tidak punya empati, serta tidak suka mendengar. Sudah waktunya bagi kita melakukan konsolidasi secara masif, sebab ketika generasi alfa ini menginjak remaja dan dewasa, ini akan masuk pada generasi anti sosial, generasi dengan katagori sudah tidak punya empati. “Kalau kita tidak melakukan konsolidasi secara masif, generasi alfa ini akan cuek, emang gue pikirin, dan lain-lain,” ungkap Khofifah.

Lebih parah lagi, generasi alfa tidak suka lagi mendengar kotbah-kotbah, nasihat-nasihat, atau ceramah-ceramah, karena mereka merasa bisa mendapatkan sesuatu dengan hanya men-googling. Mereka tidak membutuhkan suasana yang harus datang dan mengorbankan waktu mereka. Karena itu konsolidasi harus dilakukan bersama seluruh orangtua serta tokoh agama. Betapa tokoh agama menjadi kartu pengaman dari begitu banyak dinamika sosial.

Selain membangun karakter, hal lain yang harus dilakukan bagi Jawa Timur adalah membangun integritas, mengingat Jawa Timur ini termasuk provinsi dengan angka tertinggi kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Dalam hal ini fakta integritas tetap harus ditegakkan. Punishment harus tetap ditegakkan jika ada yang dilanggar. “Sebetulnya ini ada kesalingan, saling dan saling. Misalnya, kalau layanan publik itu mudah dan cepat, maka orang tidak akan tergoda untuk menyuap,” jelas Khofifah.

Di akhir kunjungan, Khofifah menegaskan lagi bahwa pertemuan ini dalam rangka bersilaturahmi, seperti juga pertemuan dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan lain-lain. Ada hal-hal strategis yang bisa dibangun bersama. “Agama dan kekuasaan seperti saudara kembar, dan ini tidak bisa ditinggalkan salah satunya, yang ada adalah kesalingan. Agama menjadi pondasi, kekuasaan menjaganya,” pungkasnya.

Usai doa bersama, Pdt. Sudhi Dharma mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini BAMAG akan mengadakan seminar bersama dengan menghadirkan Khofifah dan Gus Ipul. Berharap kita bisa mendengar langsung visi misi serta program untuk Jawa Timur dari kedua calon Gubernur tersebut. (john/brkt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here