Enam Perwakilan Agama Hadiri Persekutuan Doa BAMAG

0
10

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Selasa 1 Oktober 2019 berlangsung pertemuan doa bersama hamba-hamba Tuhan dari pelbagai denominasi gereja di Surabaya. Pertemuan ini sudah menjadi agenda rutin Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Surabaya. Kali ini Persekutuan doa dan makan pagi BAMAG bertempat di GKPB Masa Depan Cerah, Surabaya.

“Membangun Gereja Yang Rerevan” menjadi tema khotbah yang dibawakan oleh Pdt. Andreas Raharjo. Mengambil bacaan dari Kisah Para Rasul 4: 36-37, bahwa gereja yang relevan adalah gereja yang rela berkorban, tunduk kepada kepemimpinan, menerima orang lain, baik – penuh Roh Kudus – iman, mampu memuridkan , dan memberi kesempatan kepada yang gagal.

Gereja harus bisa menabur kebaikan, tidak egois dan tidak mementingkan diri sendiri. Gereja juga harus mampu menjadi teladan, harus terlebih dulu melakukan kebaikan bagi sekitarnya.

Ada yang unik di persekutuan doa BAMAG kali ini. Pertemuan yang dihadiri sekitar 170 orang dihadiri juga perwakilan dari enam agama di Indonesia. Perwakilan tersebut tergabung dalam Forum Beda tapi Mesra (FBM). Ya, forum yang melibatkan semua kalangan dan golongan, serta aliran kepercayaan ini, terbentuk dari ide dan kerinduan pengurus BAMAG bersama tokoh-tokoh agama dalam menjaga kesatuan bangsa dan negara berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ikla, NKRI dan UUD 45.

Usai memperkenalkan pengurus FBM yang bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ketiga, semua hadirin berdiri untuk menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, diteruskan saling mendoakan bersama, yaitu Ketua Umum BAMAG, Pdt. Sudhi Dharma mendoakan FBM. Sebaliknya, Ketua Umum FBM, Kiai Achmad Suyanto mendoakan BAMAG. Sebagai penutup, sambil bergandengan tangan bersama menyanyikan lagu berjudul “Nyanyian Perdamaian.” Suasana sejuk, rukun, bersatu untuk memelihara kesejahteraan Kota Surabaya dan negara kesatuan Indonesia. Semoga acara ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota di seluruh Indonesia. Tuhan cinta Indonesia. (doc)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here