Kembangkan Inovasi Susu Kedelai Beluntas Minuman Fungsional bagi Penderita Diabetes

0
17

Beberapa tahun terakhir ini, masyarakat mulai melirik kembali hidup sehat. Semua kebiasaan hidup selalu dikaitkan dengan gaya hidup sehat. Mulai dari pola tidur sehat, makanan sehat, dan pola hidup sehat lainnya. 

Kondisi ini menuntut banyak pihak menciptakan inovasi pola hidup sehat. Seperti yang dilakukan oleh Dosen Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Dr. Paini Sri Widyawati, S.Si., M.Si, Fakultas Teknologi Pertanian, Program Studi Teknologi Pangan melakukan penelitian susu kedelai beluntas yang merupakan salah satu inovasi pangan sehat.                                                   

Dr. Paini Sri Widyawati, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan yang kurang baik dengan banyaknya polusi dan radikal bebas, serta banyaknya makanan junk food dan makanan serta minuman manis yang tidak sehat membuat banyaknya manusia yang menderita penyakit berbahaya seperti diabetes mellitus pada usia dini. Keadaan ini menuntut manusia untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan kesehatannya.

“hasil penelitian ini inovasi Susu kedelai Beluntas yang  dapat dikonsumsi oleh semua orang yang menderita lactose intolerance sedangkan Beluntas merupakan tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai makanan dan obat” Ungkap Widyawati pada PL.com pada Jumat (6/9). 

Widyawaty menambahkan  susu kedelai memiliki senyawa isoflavon yang memiliki potensial sebagai sumber antioksidan. Isoflavon bermanfaat untuk mengurangi kolesterol, mengurangi gejala menopause, mencegah osteoporosis dan mengurangi resiko kanker dan Daun beluntas memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi dan memiliki kemampuan mengurangi kadar gula darah yaitu sebagai antidiabetes.

“Pada susu kedelai beluntas dilakukan penambahan gula xylitol yang merupakan gula rendah kalori yang baik untuk kesehatan. Penambahan daun beluntas pada susu kedelai memberikan fungsi khusus sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan baik untuk penderita diabetes mellitus” tutur Dosen kelahiran  kota Solo. Progam minuman susu kedelai beluntas hasil pendanaan  oleh Hibah Riset Direktorat Riset   Masyarakat (DRPM) Ristekdikti tahun 2018/2019.

Program Pendanaan ini berjalan selama 3 tahun. Riset ini melibatkan Team dosen dan mahasiswa yang terdiri anggota peneliti yaitu  Dr. Paini Sri Widyawati, S.Si., M.Si,  Dr. Ir. Susana Ristiarini, M.Si, Yesiana DW Werdanai, A.Md., S.Kep., M.Kep sedangkan mahasiswa yang terlibat Yulius, Irene Novita, Monica Martina dan Alfano Yehezkiel. (mwp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here