Menghadapi Covid-19

0
14

Covid-19 disebabkan oleh suatu virus corona yang masih satu spesies dengan virus SARS, Inluenza, MERS; yaitu suatu virus yang menyerang umat manusia. Seperti menghadapi virus-virus sebelumnya, bagaimana kita menghadapi Covid-19 ini?

Apa Sifat-sifat Virus Ini?

Untuk menghadapi kita tentu harus mengetahui sifat- sifatnya, dan mengetahui bagaimana virus ini menyerang umat manusia. Pertama, titik tangkap kerja dari virus ini adalah sel darah merah. Virus ini mempunyai tanduk- tanduk yang dipakai untuk melekatkan diri kepada sel darah merah. Hal ini bisa dicegah dengan obat Avigan yang akan menghalangi si covid menempel ke sel darah merah.

Kedua, kalau ada yang lolos dan masuk ke dalam sel darah merah, maka virus ini akan merusak Heme, suatu unsur dari hemogoblin seperti yang dilakukan parasit malaria. Jadi dalam hal ini obat Hydroxy Chloroquin, obat malaria kuno berguna untuk ikut membunuh/menghalangi si Covid beraksi. Akibat dari kekurangan Hemoglobin tubuh akan kekurangan oksigen di berbagai organ tubuh/ hypoxia yang berakibat fatal.

Ketiga, virus ini akan menimbulkan peperangan besar dengan sistem imun dan akan meninggalkan banyak radikal bebas sebagai debris. Free radicals ini akan merusak pelbagai sel tubuh. Dalam hal ini vitamin C dosis tinggi akan berfungsi sebagai pembersih/scavenger radikal bebas ini. Antioksidan yang lain pun akan berfungsi sama; tetapi vitamin C adalah yang paling murah, cukup 500-1000 mg sehari. Keempat, covid ini akan menimbulkan apa yang dinamakan sebagai dissiminted intravascular coagulation, yaitu terjadi gumpalan pembekuan darah di aliran darah. Dalam hal ini anti coagulants, anti pembekuan darah akan berfungsi.

Karena penyakit ini masih baru, maka teori- teori baru masih bermunculan, akan tetapi ke empat teori tersebut di atas sudah banyak terbukti. Malah banyak TCM/traditional chinese medicine yang dipakai di Tiongkok pada waktu wabah di Wuhan juga di claim bermanfaat. Tetapi karena belum memenuhi standar kedokteran Barat yang harus evidence based; maka TCM ini belum dimasukkan sebagai obat untuk Covid.

Perkuat Imunitas Tubuh

Karena belum adanya obat atau vaksin untuk melawan virus ini, maka harus dilawan dengan memperkuat daya tahan tubuh atau sitem imun natural yang dimiiki umat manusia; yaitu dengan Imunoglobulin M atau G. IgM adalah antibodi pertama yang muncul setelah si covid masuk ke dalam tubuh manusia, dan IgG adalah antibodi yang muncul sesudahnya.

Mengapa ada orang yang masih sehat, tetapi setelah di tes dengan rapid test ternyata positif? Mereka adalah orang yang mempunyai anti IgM dan anti IgG yang cukup kuat kadarnya untuk mengalahkan si covid yang masuk ke dalam badannya, sehingga yang bersangkutan asymptomatic. Pada saat ini mereka sangat distigmatisasi dan harus diisolasi. Sebenarnya salah besar, karena mereka adalah orang- orang yang” kuat” bisa mengalahkan si covid yang memasuki tubuhnya. Bagaimana yang rapid tes nya positif tetapi symptomatic, mempunyai gejala?

Mereka adalah orang- orang yang kadar IgM dan IgG kadarnya kurang kuat untuk menahan si covid ke dalam badannya, sehingga si covid merajalela; walaupun ada antibodinya. Populasi yang rawan meninggal adalah para lansia dan orang-orang dengan penyakit penyerta/comorbids lainnya, karena kemampuan mereka untuk membentuk antibodi sudah sangat lemah/minim.

Yang terpenting adalah kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan pencobaan melebihi kemampuan kita. Jadi wabah ini juga akan bisa kita lalui dengan selamat di bawah lindungan-Nya.

Penulis: Dr. Bing Wibisono, Sp.KK., M.Sc.C.C. (Master of Publik Heath, University of California in Los Angeles, USA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here